Modul 3 : Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial
Pertemuan 1
Kenalan Sama Si AI
🎯 Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis perbedaan antara kecerdasan alami dan kecerdasan artifisial melalui contoh di kehidupan sehari-hari.
🔥 Pertanyaan Pemantik
"Pernah nggak sih kamu merasa TikTok atau Instagram tau banget apa yang lagi kamu pikirin? Baru aja mikir pengen beli sepatu, eh iklannya langsung muncul! Kok bisa ya?"
1. Memahami Konsep Dasar
Kecerdasan Artifisial (AI) secara sederhana adalah upaya membuat komputer bisa meniru cara berpikir manusia. Tapi, apakah AI sama persis dengan manusia?
- Manusia (Kecerdasan Alami): Memiliki emosi, intuisi, dan akal sehat (*common sense*). Bisa mengambil keputusan meski situasinya benar-benar baru.
- Mesin/AI: Bekerja secara sistematis. Mereka sangat pintar mengenali **pola** dari data masa lalu, dan merespons berdasarkan aturan yang diajarkan, tanpa punya perasaan.
Tebak Gambar! Coba perhatikan gambar ilustrasi di atas. Menurutmu, mana aspek yang butuh "hati" (manusia) dan mana yang hanya butuh "logika hitungan" (AI)?
2. Ayo Mengaplikasi: Detektif Aplikasi!
Buka HP kalian sekarang. Temukan 3 aplikasi yang menurutmu menggunakan kecerdasan buatan secara diam-diam. Diskusikan dengan teman sebangkumu:
Input (Data Masuk)
Data apa dari kamu yang diambil aplikasi tersebut? (Misal: Riwayat pencarian, waktu menonton video, lokasi)
Output (Hasil/Prediksi AI)
Apa yang aplikasi itu berikan ke kamu sebagai respon? (Misal: Rekomendasi FYP, rute jalan terpendek)
3. Waktunya Merefleksi
Setelah mengecek aplikasi di HP, gimana rasanya tahu kalau HP kita ternyata sangat pintar mengumpulkan data kebiasaan kita sehari-hari? Tulis pemikiranmu secara singkat!
Pertemuan 2
Membongkar Otak AI
🎯 Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi cara kerja umum AI (input-proses-output/model) pada aplikasi populer.
🔥 Pertanyaan Pemantik
"Gimana caranya komputer atau mesin bisa 'belajar' mengenali wajah kita lewat kamera saat membuka kunci HP (Face ID)?"
1. Memahami: Dapur AI
Mari kita analogikan cara kerja AI, khususnya Machine Learning, seperti orang belajar masak.
2. Ayo Mengaplikasi: Latih Robotnya!
Hari ini kita akan mencoba Teachable Machine dari Google secara langsung di kelas.
Tugas kelas: Kita akan melatih model AI menggunakan webcam untuk bisa membedakan pose "Senyum" dan pose "Sedih".
3. Waktunya Merefleksi
Saat praktek tadi, kenapa kadang AI bisa salah menebak ekspresi kita?
(Petunjuk: Coba ingat-ingat tahapan memasak tadi, apakah data belajarnya sudah cukup beragam?)
Pertemuan 3
Profesi Masa Depan (Kiamat atau Peluang?)
🎯 Tujuan
Mengeksplorasi minimal 3 jenis profesi masa depan yang berkaitan dengan teknologi koding dan AI.
🔥 Pemantik
"Nanti kalau semua kerjaan di pabrik atau kasir digantiin robot/AI, manusia kerja apa dong?"
1. Memahami: Hilang & Tumbuh
Sejarah selalu berulang. Dulu ada profesi penjaga warnet, pengantar telegram, atau operator telepon manual yang hilang. Namun, teknologi juga menciptakan pekerjaan baru!
Ahli membuat kalimat (prompt) yang tepat agar AI menghasilkan teks/gambar sesuai keinginan klien.
Pengawas etika yang memastikan AI perusahaan tidak rasis, aman, dan menjaga privasi pengguna.
2. Ayo Mengaplikasi: Bursa Kerja AI
Tugas: Riset dan buat satu "Poster Lowongan Kerja Mini" di buku catatan kalian.
Format Wajib:
- DIBUTUHKAN: [Nama Profesi AI]
- TUGAS UTAMA: [...]
- SYARAT SKILL: (Misal: Python, Logika, Desain, dll)
- PERKIRAAN GAJI: [...]
3. Merefleksi (Sticky Notes)
Tulis di kertas kecil/sticky notes: "Dari semua profesi baru tadi, mana yang paling bikin aku tertarik dan apa alasannya?" (Lalu tempel di papan tulis kelas!)
Pertemuan 4
Sisi Gelap AI (Etika & Bias)
🎯 Tujuan
Menganalisis isu etika (bias, privasi, plagiarisme, deepfake) dari studi kasus di masyarakat.
🔥 Pemantik
"Kalau kamu disuruh bikin esai pakai ChatGPT, lalu tinggal copy-paste, itu namanya pinter manfaatin alat atau curang?"
1. Memahami: AI Tidak Selalu Benar
-
⚠
Bias & Diskriminasi: AI bisa rasis/seksis jika data belajarnya (dari internet) penuh dengan prasangka manusia.
-
⚠
Halusinasi AI: Kadang AI mengarang fakta (berbohong) dengan tata bahasa yang sangat meyakinkan seolah-olah itu fakta sejarah.
-
⚠
Deepfake: Video palsu buatan AI yang bisa memfitnah orang lain karena wajah dan suaranya sangat mirip aslinya.
2. Ayo Mengaplikasi: Sidang Kasus Etis! (LKPD)
Diskusikan dengan kelompokmu, pilih salah satu kasus di bawah ini untuk dibedah layaknya detektif:
Kasus 1: Curhat ke Chatbot
Dika galau dan curhat rahasia keluarganya ke chatbot AI. Ia menulis nama lengkap dan alamat rumahnya di obrolan tersebut.
Tugas: Apa risiko privasi Dika? Bagaimana seharusnya ia berinteraksi?
Kasus 2: Tugas Instan
Siti menyuruh ChatGPT membuat esai Perang Diponegoro. Ia langsung copy-paste tanpa dibaca. Ternyata ada tokoh pahlawan fiktif (halusinasi AI) di dalamnya.
Tugas: Analisis kesalahan Siti dari sisi etika dan teknis!
"Kesimpulan hari ini: AI itu ibarat pisau dapur. Baik-buruk dampaknya sangat bergantung pada niat dan tanggung jawab manusia yang memegang gagangnya."
Pertemuan 5 (Asesmen Sumatif)
Deklarasi Pelajar Etis AI
🎯 Tujuan Akhir
Mengevaluasi dan mempresentasikan panduan etis penggunaan AI bagi pelajar melalui proyek kelompok.
1. Review Perjalanan Kita
Dari pertemuan pertama hingga keempat, kita sudah bertransformasi dari sekadar **pengguna pasif AI**, menjadi **pelajar sadar digital** yang tahu cara kerjanya, bahayanya, hingga peluang karirnya.
2. Proyek Akhir: Aturan Main!
Secara berkelompok, buatlah "Buku Saku / Poster Aturan Main Pakai AI buat Anak SMA".
Poster Wajib Mencakup:
- Aturan bikin Tugas/PR sekolah pakai bantuan AI.
- Etika membuat atau menyebarkan gambar/konten buatan AI.
- Cara jitu menjaga data dan privasi pribadi.
Bersiaplah untuk presentasi bergilir ala Gallery Walk!

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda