jalanalakid.blogspot.com - Sabtu, 28 Februari 2015

Yang disebut pemandangan alam adalah keindahan alam yang kita persepsikan melalui mata kita. Pemandangan alam tentunya sesuatu hal yang perlu kita jaga dan rawat kelestariannya agar selalu dapat oleh banyak orang. Pemandangan alam biasanya dilukiskan dari komponen-komponen alam seperti gunung, pohon, daratan, pantai, sungai, dan banyak lagi. Salah satu pemandangan alam yang paling fenomenal yaitu air terjun.

Air terjun yang biasanya kita lihat iyalah berupa aliran air sebesar sungi yang jatuh dari tempat tinggi seperti di gunung atau di bukit yang sering mengalami erosi. Air terjun ini biasanya terbentuk dari sungai yang mengalami patahan sehingga airnya jatuh ke bawah dari ketinggian. Air terjun terbesar di dunia terletak di Venezuela yang kita kenal dengan sebutan air terjun Santo Angel. Tinggi air terjun ini mencapai sekitar 1000 meter.


Namun, tidak biasanya air terjun yang ada di pulau Mauritis. Foto air terjun yang di ambil dari google maps memperlihatkan bahwa ada air terjun di lepas pantai Afrika bukan di gunung ataupun di bukit. Pemandangan yang diambil satelit ini ternyata hanyalah ilusi air terjun yang ada di dalam laut. 

Efek visual merupakan faktor penyebab ilusi tersebut. Air terjun seakan-akan terciptadi dalam air karena limpahan pasir dan endapaan lumpur. Dari foto yang diambil, terlihat bukit karang atau monolit basaltik di bawah laut menjulang tinggi sekitar 556 meter di atas permukaan laut.

Efek visual yang kita lihat, ternyata bukan dari gerakan air melainkan gerakan pasir sehingga seperti air yang mengalir pada air tejun biasanya. Ilusi ini tidak bisa kita lihat menggunakan mata telanjang ketika kita berada di daerah tersebut. Kita hanya bisa melihatnya dari aplikasi google maps saja atau di atas udara pulau tersebut. Berikut cuplikan video foto air terjun tersebut.



Daerah ini sekarang dikenal sebagai Le Morne Brabant dan telah menjadi cagar budaya yang menjadi situs warisan dunia yang diakui oleh UNESCO. Daerah ini juga dulunya pernah dijadikan tempat pelarian para budak pada abad ke-18 hingga abad ke-19. Sangat indah bukan? Semoga masih banyak lagi pemandangan-pemandangan indah lainnya yang bisa kita nikmati keindahannya. Semoga bermanfaat.

#JalanAlaKid

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Prev
Posting Lama
Komentar (0)
Komentar

Tidak ada komentar:

Don't Miss

Jangan Lewatkan